Salibkan dagingmu!
Oleh: Bao Panigoran
Jika Anda benar-benar tenggelam dalam Roh Kudus dan sepenuhnya berserah kepada Yesus, dunia tidak lagi terasa cocok bagi anda. Engkau akan merasakan bahwa ini semua bukanlah tempatmu.
Seseorang menulis renungan ini: "Ketika seorang Kristen berpakaian dan bertindak seperti dunia, mereka benar-benar mengingini dunia". Beberapa pemuda memakai pernik-pernik metal dan lambang-lambangnya seperti kaus hitam bergambar kepala kambing ke dalam ibadah muda-mudi di gereja. Saya melihat betapa banyak perempuan kristen memposting foto-fotonya di facebook ini dengan foto-foto yang menonjolkan keseksiannya, kejelitaannya, kemontokan tubuhnya! Ada apa denganmu, saudari-saudariku? Engkau ingin dipuji-puji karena keseksianmu oleh pria-pria hidung belang? Sungguh, foto-fotomu itu telah membuat saudara-saudaramu yang kristen juga menjadi hidung belang. Mereka menikmati fotomu itu dari layar komputer mereka, lalu menulis komentar: "wow...so seksi Sis. Kamu sangat cantik, mantap banget! Gbu".
Itukah yang engkau inginkan? Komentar apa itu? Meski ada 'GBU' nya, tapi apakah itu komentar dari roh yang kudus? Itu dari daging!! Yesus tidak pernah memuji kecantikan siapapun seperti itu. Roh Kudus tidak pernah mengilhami hati siapapun untuk memperhatikan lekuk-lekuk tubuh orang lain. Paulus tidak pernah melakukan itu. Mengapa anda merasa bahwa sekarang ini kita sudah bebas memuji kemontokan perempuan yang bukan istri kita asalkan ada GBU-nya? Itu dosa! Jika kita pernah melakukannya, mari, Yesus masih ada untuk menguduskan kita kembali. Mari kita bertobat! Hai, saudari, hapus foto-foto seksimu dari facebook. Hai saudara, berhenti mengamat-amati kecantikan foto yang bukan istrimu. Itu semua memicu kedagingan, membuatnya hidup kembali setelah pernah kita salibkan lewat pertobatan. Maaf, ini memang keras. Tapi anda perlu sesekali mendengar khotbah yang keras, bagi kebaikan.
Sekalipun mereka berkata yang penting setia sama Tuhan, tetapi tetap susah untuk mengatakan bahwa mereka tidak berminat pada semua itu. Belum lagi akhir-akhir ini ada pengajar-pengajar yang dengan kurang bijaksana berkata: "Why not? Anda boleh menikmati semua itu. Nikmati hidupmu!" (Ini tidak bijaksana, sebab meskipun didasarkan ajaran benar bahwa tidak ada yang haram sepanjang bukan dosa, tetapi mereka yang mengajarkan itu lupa bahwa dunia ini memiliki daya pikat yang luar biasa yang dapat membuat keinginan daging orang berkobar-kobar). Tetapi sekalipun saya tahu bahwa tidak berdosa orang pergi ke tempat hiburan malam, saya akan tetap mengajarkan kepada yang meminta pendapat saya: lebih baik jangan kesana, lebih baik habiskan malammu di rumah! (sebab di tempat itu pikiran mereka bisa dimasuki pikiran-pikiran daging yang berbahaya bagi kerohanian mereka). KIta harus menjauhi setiap tempat atau apapun yang berpotensi menggoda kehendak daging kita. Daging bagaimanapun, harus kita pakukan di kayu salib seumur hidup kita!
Susahnya, ketika hal seperti itu ditegur, dengan cepat si penegur ini akan diserang sebagai seorang munafik, fanatik, semacamnya.
Saya sangat terpukul mendengar berita bahwa Bapak Gilbert Luimondong hampir-hampir diseret ke kantor polisi karena dia menegur seorang gadis pelayan gerejanya yang gemar memakai rok mini, lalu orang tua gadis itu tersinggung dan menuduh Pak Gilbert melakukan pencemaran nama baik. Ada apa ini hai orang-orang kristen..? Kenapa kalau anda ditegur, reaksi anda menjadi sangat marah?
Jika hamba-hamba Tuhan tidak boleh lagi menegur anda, siapa yang akan menegur anda dari kesalahan-kesalahan?
Bertobatlah! Engkau tidak dapat selamat dengan cara pikirmu itu. Yesus menginginkan totalitas! Totalitas!
Sekali lagi, jika anda benar-benar tenggelam dalam hadirat Tuhan, dunia tidak lagi terasa cocok bagimu. Engkau akan merasakan bahwa ini semua bukanlah tempatmu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar